Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bandar LampungHukum & Kriminal

Meliput Sidang Dendi Romadhona, Wartawan Mengaku Diintimidasi dan Ponselnya Dipukul

×

Meliput Sidang Dendi Romadhona, Wartawan Mengaku Diintimidasi dan Ponselnya Dipukul

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung – Seorang wartawan di Lampung berinisial B mengaku mengalami intimidasi saat meliput sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tahun Anggaran 2022 yang menjerat mantan Bupati Pesawaran, Dendi Romadhona, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjungkarang pada Jumat, (3/7/2026).

Peristiwa itu terjadi sesaat setelah Ketua Majelis Hakim Enan Sugiarto menskors persidangan sekitar pukul 10.55 WIB.

Example 300x600

Ketika sidang dihentikan sementara, Dendi Romadhona keluar dari ruang sidang mengenakan rompi tahanan Kejaksaan dengan kedua tangan diborgol.

Saat terdakwa berjalan keluar dengan pengawalan petugas dan diikuti sejumlah simpatisannya, B berupaya merekam momen tersebut menggunakan telepon genggam.

Namun, menurut pengakuannya, seorang pria berkacamata hitam yang berada di sekitar rombongan tiba-tiba memukul ponsel yang sedang digunakan untuk merekam.

“Dipukul pakai seperti tongkat kecil ke HP,” kata B kepada wartawan.

B mengatakan insiden itu bukan satu-satunya hambatan yang ia alami selama meliput persidangan Dendi Romadhona.

Menurut dia, sejak awal jalannya sidang, sejumlah simpatisan terdakwa kerap menghalangi pengambilan gambar dengan berdiri di depan kamera.

Bahkan, beberapa di antaranya disebut berulang kali menanyakan identitas wartawan yang meliput.

“Setiap mau ambil gambar memang ditutup-tutupi dengan badan oleh para simpatisan Dendi,” ujarnya.

Ia menilai tindakan tersebut mengganggu kerja jurnalistik dan berpotensi menghambat akses publik terhadap informasi mengenai proses persidangan.

“Cukup mengganggu proses liputan. Pengambilan gambar terhalang badan, belum lagi ada intimidasi dengan menanyakan identitas wartawan,” kata dia.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Dendi Romadhona maupun aparat keamanan yang bertugas di lokasi persidangan terkait dugaan intimidasi terhadap wartawan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *